Jauhi Main HP Saat Bermain Bersama Anak! Jika Tidak, Ini Bahayanya

Gadget atau smartphone menawarkan berbagai aplikasi menarik dan menyenangkan yang membuat seseorang betah berlama-lama memainkannya. Mulai dari bermain sosmed, streaming video, menjelajah dunia maya, dan lain sebagainya. Hal ini seringkali membuat orang anti-sosial dan berkurangnya kepedulian terhadap lingkungan atau keadaan sekitarnya.

BACA JUGA : Ayah Perlu Tau! Inilah 8 Hal yang Dipelajari Anak Laki-laki dari Sosok Ayahnya

Jika ayah/bunda termasuk tipe orang yang sangat ketergantungan terhadap smartphone, mulai sekarang sebaiknya kurangi kebiasaan itu. Terutama saat ayah/bunda sedang bermain bersama anak. Sebisa mungkin, hentikan kegiatan menggunakan smartphone ketika orangtua sedang bersama dengan sang buah hati. Sesibuk dan sepenting apapun smartphone, usahakan untuk tetap fokus menghabiskan waktu bersama dengan buah hati tanpa perlu adanya gangguan dari smartphone. Terkecuali jika memang ada sebuah panggilan penting yang memang harus dijawab.

Dikutip dari laman asiantown.net, bermain smartphone saat bermain bersama anak dipercaya akan membuat anak menjadi pribadi yang kurang perhatian dan anak akan kehilangan fokus.

Para ahli dan psikolog mengungkapkan bahwa anak yang diasuh oleh orang tua yang sering kali sibuk dengan dunia mereka sendiri, khususnya dunia gadget atau smartphone akan membuat anak mudah kehilangan fokus. Orang tua yang sering kali bermain smartphone saat bermain bersama anak, hal ini akan membuat anak kurang konsentrasi, kurang percaya diri dan kurang perhatian.

BACA JUGA : Tips Mudah Agar Anak Tak Lagi Mengompol Saat Tidur

Yang lebih berbahaya dan mengerikan lagi, orang tua yang sering kali bermain smartphone saat bermain bersama anak akan meningkatkan terjadinya kecelakaan pada anak. Chen Yu dari Indiana University mengatakan,

“Anak yang diasuh oleh orang tua dimana orang tua tersebut lebih sering fokus pada gadget atau smartphone akan membuat anak rentan mengalami berbagai masalah. Masalah itu bisa saja berupa masalah kecerdasan, masalah kemampuan interaksi dan sosial, masalah fokus dan masalah kemampuan berbicara.” 

Lebih berbahaya lagi, anak yang tumbuh dan berkembang bersama orang tua yang kerap mengabaikannya karena pengaruh smartphone memiliki tingkat kecelakaan yang lebih tinggi. Bisa saja, anak ini juga akan tumbuh dan berkembang menjadi anak yang kurang percaya diri, kurang fokus dan kurang terawat.” Tambah Yu Chen.

Sementara itu, studi yang dilakukan para ahli di Universitas Edinburgh menemukan bahwa anak-anak yang tumbuh dan berkembang bersama orang tua dimana orang tuanya lebih sering fokus pada smartphone dan gadget akan membuat anak kurang diperhatikan. Tidak jarang, anak-anak yang kurang perhatian ini akan mengalami masalah pada bahasa juga interaksi sosial terhadap orang-orang di sekitarnya.

Well, saat bermain bersama anak, usahakan agar meletakkan smartphone dan cobalah untuk fokus pada anak saja. Ketika anak mendapatkan perhatian yang baik, dipercaya hal ini akan membuat anak tumbuh dan berkembang menjadi anak yang lebih cerdas, lebih percaya diri dan mengesankan.

Tapi tetap ingat, jangan memberi perhatian anak terlalu berlebihan karena hal ini juga tidak baik buat tumbuh kembang anak. Perhatian orang tua yang berlebihan dikatakan bisa membuat anak tumbuh dan berkembang menjadi anak yang manja.

Nah, itulah sedikit penjelasan mengenai bahaya bermain smartphone saat sedang menemani anak bermain. Semoga kita dapat menjadi orangtua yang lebih bijak dan lebih perhatian kepada anak-anak kita dibanding dengan smartphone dan dunia maya yang ada di dalamnya. Anak adalah amanah yang harus dijaga dan dididik sebaik mungkin. Karena anak merupakan aset berharga yang tak ternilai dan anak pula yang nantinya dapat membawa kebahagiaan pada kehidupan orangtuanya kelak.

Sumber : Vemale

Add Comment