Subhanallah, Anak Autis ini Mengumandangkan Adzan Dengan Merdu Hingga Menaggis

anak autis

Mempunyai anak autis terkadang menjadi, aib bagi beberapa orang tua. Sadarilah bahwa, ALLAH selalu menempatkan sesuatu sesuai kapasitasnya. Sebagaimana ALLAH Berfirman QS 2:286

لَا يُكَلِّفُ ٱللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا ٱكْتَسَبَتْ رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَآ إِن نَّسِينَآ أَوْ أَخْطَأْنَا رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَآ إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُۥ عَلَى ٱلَّذِينَ مِن قَبْلِنَا رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِۦ وَٱعْفُ عَنَّا وَٱغْفِرْ لَنَا وَٱرْحَمْنَآ أَنتَ مَوْلَىٰنَا فَٱنصُرْنَا عَلَى ٱلْقَوْمِ ٱلْكَٰفِرِينَ

Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebaikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdo’a): “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang yang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri ma’aflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir”.

Berhusnudzon kepada ALLAH itulah sikap yang terpenting, meyakin bahwa setiap kejadian adalah takdir terbaik. Ini hanya masalah mindset, bahwa anak autis adalah anak diatas rata-rata dan berbeda yang ALLAH titipkan, bukti kita bukan orang tua sembarangan. Itu kenapa ALLAH titipkan anak yang berbeda juga.

Ini dibuktikan dari video yang diunggah oleh akun Youtube Ramadhan Berkah.

Mari ucapkan Alhamdulilah, Wujud syukur kepada ALLAH. Semoga video ini mbuat kita semakin ingat dan taat kepada ALLAH