Surga Untuk Para Istri Sholehah

SURGA TERNYATA LEBIH MUDAH
DIPEROLEH SEORANG ISTRI …

Subhanallah.. Ternyata surga
bagi seorang istri, syaratnya cuma 4 ya…!?
Hanya 4 amal perbuatan yang
dilakukan wanita, khususnya istri, dalam menggapai surga Allah.

Dari Abdirrahman bin ‘Auf
berkata, Rasulullah SAW bersabda, “Apabila wanita telah melaksanakan
shalat lima waktu, berpuasa pada bulan Ramadhan, menjaga kemaluannya, dan
menaati suaminya, niscaya dikatakan untuknya, masuklah surga dari pintu mana
saja yang engkau sukai.” (HR Ahmad & Thabrani).

• Shalat lima waktu. 

   Insya
Allah semakin banyak keluarga2 sakinah yang telah menanamkan anak2nya untuk
sholat 5 waktu sedari kecil, sehingga ketika mereka telah baligh & dewasa,
insya Allah, anak2 perempuannya mampu melaksanakan perintah Allah yang kedua
dalam Rukun Islam ini, perintah dari Allah yang diterima Rasulullah SAW setelah
beliau ber Isra’ Mi’raj.

• Berpuasa pada bulan
Ramadhan. 

   Alhamdulillah, suasana pada bulan Ramadhan di Indonesia sekarang ini
juga sangat kondusif, sangat mendukung kita dalam menjalankan ibadah puasa.
Tayangan2 Islami & program2 ceramah dari sahur hingga berbuka bisa kita
tonton di setiap channel televisi. Kajian2 ceramah & program2 i’tikaf marak
digalakkan di setiap penjuru mesjid di Jakarta. Bahkan restaurant2 di mall2 pun
ikut menghormati bulan Ramadhan dengan menutup sebagian etalasenya dengan tirai
penutup pada siang hari, supaya yang puasa enggak pada ngiler kali.. hehe..
Pokoknya mendukung banget deh suasananya…ja di insya Allah perintah Allah
yang ini pun bisa dijalankan. Lain sama di luar negeri yg orang Islamnya
minoritas, di Indo dengan suasana yg udah sangat mendukung banget, kalau ada
yang engga puasa, kebangetan banget deh…

• Menjaga kemaluan.. 

  Kalo
ngga salah pernah denger ada riset yang membuktikan bahwa wanita itu, apalagi
jika udah punya anak, kecenderungan untuk kebutuhan berjima’nya lebih sedikit
dibandingkan laki2. Kepada suami aja gitu..apalagi ama orang lain. Jadi insya
Allah, mudah2an kita semua istri2 sudah cukup bersyukur dengan adanya karunia
anak dalam keluarga, jadi ngga ada kepikiran untuk bergaul lagi dengan laki2 yg
bukan muhrim. Insya Allah diberikan kekuatan untuk selalu menjaga kemaluan
kita.

• Menaati suami. 

   Nah yang
ini nih agak2 gimana… gitu… Suami itu pemimpin, penanggung jawab, &
yang memenuhi kebutuhan lahir bathin kita. Istri harus menaati perintah &
larangan dari suami selama tidak bermaksiat kepada Allah. Bahkan Rasulullah SAW
pernah bersabda, 

“Seandainya saya menyuruh seseorang agar sujud kepada
orang lain, niscaya aku akan menyuruh istri untuk bersujud kepada
suaminya.” (HR Tirmidzi). 

Yang sering menjadi tuntunan dalam taat sama
suami, contohnya: tidak keluar rumah tanpa izin dari suami, selalu memenuhi
panggilan suami dalam berjima’ even ketika kita ada di dapur ataupun di atas
kendaraan. Kalau kita tolak, maka malaikat akan melaknat kita sampai pagi…
Na’uzubillahi mindzalik. Puasa sunnah harus izin suami, menjaga harta benda
suami, qana’ah (menerima) atas kondisi suami, dll.
Point yang keempat ini yg
zaman sekarang udah agak2 ditentang sama kaum feminis. Mereka berdalih
kesetaraan lah, kekerasan dalam rumah tangga lah, dll.
Padahal kalau kita ikhlas
dalam melayani & memahami maunya suami, perintah suami & larangannya,
insya Allah suami makin sayang, ridha & rumah tangga makin berkah.
Kadang ada juga sih kesel
atau ngga sependapat sama suami, tapi itulah rumah tangga, insya Allah kalau
kita niat menjalani itu semua untuk ibadah, pasti dimudahkan Allah.
Aku sendiri sih juga masih
dalam proses terus belajar jadi istri sholehah & kadang ada aja syetan yg
ngganggu untuk ngga patuh sama suami, tapi kalau lagi inget, suka mikir juga
sih..bahwa seorang wanita berubah status menjadi seorang istri setelah dia
menikah. Tanggung jawab orang tua kepada anak perempuannya dipindahkan kepada
laki2, suami anaknya setelah ijab kabul.
Insya Allah mudah2an para
suami muslim diberikan kesholehan agar tugasnya dalam memimpin istri &
keluarganya selalu diberi petunjuk Allah. Manusia itu makin lama melemah, menua,
sifat & isi hatinya bisa berubah2. Tapi semakin lama..pasti kita semakin
paham pasangan kita.
Kadang ada aja suatu momen
yg lagi cape’ trus pengen duduk nyalain tv, nah..skrg channel tv dr pagi sampe
malem pasti ada infotainmentnya , dan beritanya ya.. seputar perceraian &
aib2 artis, kalo udah nyantol sama acara itu..syetannya kuat banget, jadi
terus2an pengen ngikutin terus. Jadi serem ngeliat banyak perempuan2 yg udah
ngga taat sama suaminya lagi.
Makanya harus cepet2 sadar
& cepet2 matiin tv nya, hehe..mending ngga nyalain tv sama sekali deh kalo
udah gitu.
Nah..untuk masalah
perizinan, seorang sahabat baikku pernah denger ceramahnya Kang Ibing, Kabayan,
ternyata beliau ustadz loh sekarang & terkenal banget di Jawa Barat.
Katanya, even kita mau taklim pun, kalau suami ngga ngizinin, kita ngga boleh
pergi. Katanya, perempuan itu bukannya dikekang tapi dilindungi, ibarat
berlian, perempuan itu disayang2, harganya tinggi, keluarnya sekali2, kalau ada
acara2 istimewa. Berbeda dengan laki2 ibarat besi, kuat, kokoh, ditempa sana
sini, nanti kalo udah ngga berguna, tinggal dikiloin aja harganya rendah haha..

Cuma zaman sekarang..banyak
perempuan pengen tampil sih..& dilihat banyak orang..
 

Tapi kembali lagi sama
suaminya..kalo istrinya berprestasi & dibolehkan suaminya untuk berkarya
diluar rumah, ok juga tuh… Dunia dapet, surga juga dapet….
Mudah2an para istri semakin
taat deh pada suaminya supaya bisa meraih ridha suami sehingga mendapat surga
Allah SWT.
Rasulullah SAW
bersabda,”Seorang perempuan jika meninggal dan suaminya meridhainya, maka
ia akan masuk surga.” (HR Ahmad dan Thabrani)

sumber :
nasehathambaallah.blogspot

Add Comment