Pemeliharaan Tanaman Kapas

Tanaman Kapas

a. Pemupukan

Pemupukan dilaksanakan 2 kali yaitu :

  • Pempukan I dilaksanakan sehari sebelum tanam atau pada saat tanam dengan menggunakan N (urea) sepertiga dosis, N (ZA) 1 dosis dan KCl 1 dosis.
  • Pempukan II dilaksanakan setelah tanaman berumur 30 - 60 HST dengan menggunakan N (urea) 2/3 dosis (sisa urea pada pemupukan I)

Waktu dan dosis pemupukan kapas hibrida jika menggunakan pupuk tunggal

No Waktu pemupukan (hari) Umur Tanaman (Hari) Jenis/Dosis pupuk    
      Urea TSP/P KCL/K
1 Pemupukan I 0-7 65/30 65/30 50/30
2 Pemupukan II 21 65/30 65/30 50/30
3 Pemupukan III 45 44/20 - -
4 Pempukan IV *) 70-80 44/20 - -

Catatan : Bila menggunakan Sp-36, pemupukan I dan II adalah 83,5 Kg. Bila curah hujan terbatas, pemupukan ke IV dilakukan bersama dengan pemupukan III. Ditambah pemupukan melalui udara/daun dengan cara penyemprotan sebanyak 2 % dosis urea.

Waktu dan dosis pemupukan kapas majemuk jika menggunakan pupuk tunggal

No Waktu pemupukan (hari) Umur Tanaman (Hari) Jenis/Dosis pupuk  
      NPK (15:15:15) Urea
1 Pemupukan I 0-7 200 -
2 Pemupukan II 21 200 -
3 Pemupukan III 45 - 50
4 Pemupukan IV *) 70-80 - 50

Catatan : Bila curah hujan terbatas, pemupukan ke IV dilakukan bersama dengan pemupukan III. Ditambah pemupukan udara/daun dengan cara penyemprotan sebanyak 2% dosis urea.

b. Penyiangan/Pembubunan

Persiangan kapas dengan gulma sampai umur 1 bulan, tidak banyak mengurangi hasil, setelah umur 1 bulan, penundaan penyiangan secara drastis akan menurunkan hasil kapas. Untuk itu perlu dilakukan penyiangan sebanyak 3-4 kali, penyiangan sampai kapas berumur 8 minggu dimana kanopinya sudah saling menutup. Pertumbuhan dilakukan sesudah penyiangan 1 pada umur 1 bulan.

c. Penjarangan dan penyulaman Tanaman

Penjarangan dilakukan sebelum tanaman kapas berumur 2 minggu atau sebelum daun kedua terbentuk. Setiap lubang dibiarkan tumbuh 1-2 batang tanaman kapas yang terbaik. Jika presentasi tanaman tumbuh dilapang kurang dari 80% maka perlu dilakukan penyulaman dengan tanaman yang tumbuh terbaik dari hasil penjarangan (gunakan tanaman penjarangan yang berumur 2-3 minggu)

d. Pengairan

Untuk lahan irigasi, dilakukan sebelum penanaman. Interval 10-15 hari setelah tanam hingga bool pertama keluar. Pemberian air dilakukan setelah pemupukan, 1 kali pengairan setelah panen pertama akan memberikan hasil yang lebihbaik. Pemberian air akan lebih banyak setelah pembetukan boll.

Untuk lahan tadah hujan, waktu tanam diperhitungkan sedemikain rupa agar waktu tanam dan selama pertumbuhan tanaman cukup mendapatkan air.

Teknis Budidaya Kapas

 Pengendalian Hama dan Penyakit Pada Tanaman Kapas

Pemeliharaan Tanaman Kapas

Sumber leaflet : Direktorat Jenderal Perkebunan