Pembuatan Telur Asin

pembuatan telur asin

Pembuatan telur asin dapat dilakukan dengan beberapa cara yaitu :

  1. Menggunakan abu gosok
  2. Menggunakan batu bata
  3. Menggunakan tanah liat
  4. Menggunakan suntikan garam jenuh

Bahan :

  • Telur itik  30 butir
  • Abu gosok  9 bungkus
  • Batu bata  5 buah
  • Tanah liat  secukupnya
  • Garam dapur 3 bungkus
  • Air   secukupnya
  • Sadah   secukupnya

Alat-alat :

Amplas, Kain serbet, Ember, Baskom, Kemasan, Spuit, Jarum pentul/paku kecil

Cara Pembuatan :

  • Persiapkan bahan dan alat-alat yang akan digunakan untuk pembuatan telur asin
  • Bersihkan kulit telur dengan kain yang dibasahi air sehingga tidak ada lagi kotoran yang melekat pada kulit telur
  • Amplas kulit telur sampai terbuang bahagian kulit luar / terbuka pori-pori kulit telur.
  • Buat adonan pembungkus telur, yaitu engan cara sebagai berikut :
    1. Menggunakan Abu Gosok
      • Aduk 3 bungkus abu gosok dengan 1 bungkus garam dapur secara merata.
      • Tambahkan air secukupnya sehingga campuran abu gosok dengan garam dapur dapat membungkus telur.
      • Bungkus telur secara merata setebal 1 cm
      • Anginkan sampai kering.
      • Simpan di tempat yang kering dalam kemasan.
      • Telur siap untuk dikonsumsi (terlebih dahulu direbus) setelah disimpan minimal selama 1 (satu) minggu.
    2. Menggunakan Batu Bata
      • Tumbuk batu bata sebanyak 5 buah, lalu diayak dengan ayakan halus.
      • Batu bata yang telah dihaluskan dicampur dengan 3(tiga) bungkus garam dapur, kemudian diaduk merata sampai dapat membungkus telur.
      • Bungkus telur dengan campuran batu bata dan garam dapur yang telah diaduk setebal 1 cm.
      • Anginkan sampai kering.
      • Simpan di tempat yang kering dalam kemasan.
      • Telur siap di konsumsi (terlebih dahulu direbus) setelah disimpan minimal selama 1 (satu) minggu.
    3. Menggunakan Tanah Liat
      • Cara pembuatan sama dengan menggunakan abu gosok maupun batu bata, hanya saja bila digunakan tanah liat basah, maka dalam membuat campurannya tidak perlu menggunakan air lagi, namun bila menggunakan tanah liat kering, maka perlu penambahan air secukupnya.
    4. Menggunakan Suntikan Garam Jenuh
      • Buat larutan garam jenuh.
      • Lobangi kedua ujung telur dengan jarum pentul/paku kecil.
      • Isap larutan garam pakai spuit dengan dosis 3-5 cc/butir.
      • Suntikkan larutan garam jenuh ke dalam telur dengan kemiringan 30 -40o tekan spuit perlahan-lahan sampai cairan garam masuk semua.
      • Tutup kedua lobang pada telur dengan sadah/kapur.
      • Simpan telur hasil penyuntikan tersebut dalam kemasan selama 1-2 hari.
      • Selanjutnya masukkan telur hasil penyuntikan ke dalam air mendidih selama 5 menit.
      • Telur siap dikonsumsi

Hal-hal yang perlu diperhatikan :

  1. Telur yang akan dijadikan telur asin adalah telur yang baik dengan lama penyimpanan tidak lebih 1 minggu.
  2. Penyimpanan telur asin diusahakan di tempat yang kering dan jangan terlalu sering dipindah-pindahkan.
  3. Telur asin yang baik ditandai dengan kuning telur berwarna kuning terang dan putih telur terasa renyah.
  4. Semakin lama telur disimpan maka semakin tinggi kadar asin telurnya.

 

Leaflet 2000

Sekretariat Pengendali Bimas
Bekerjasama dengan
Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian
2000