Bahaya tak terlihat di meja makan kita Salmonellosis Salmonella

Apa itu salmonellosis?

"Salmonellosis adalah infeksi yang disebabkan bakteri Salmonella"

Bagaimana gejala Salmonellosis ?

  • Diare ringan sampai berat
  • Demam
  • Kram perut
  • Biasanya 4 -7 hari dapat sembuh tanpa perawatan (kecuali telah menyebar ke organ-organ lain melalui saluran darah)
  • Pada orang yang sudah tua, bayi dan orang-orang yang sistem imunnya lemah dapat mengakibatkan gejala sakit yang parah.

Apa itu Salmonella ?

  • Salmonella merupakan grup bakteri yang dapat menyebabkan gejala diare pada manusia
  • Bakteri ini dapat ditemukan pada tinja manusia atau hewan dan dapat disebarkan ke manusia atau hewan lainnya.

Salmonella

Bagaimana kita terinfeksi Salmonella ?

  • Salmonella hidup di saluran pencernaan manusia, hewan, termasuk unggas.
  • Salmonella biasanya ditransmisikan ke manusia melalui makanan yang tercemar oleh kotoran hewan.
  • Makanan yang terkontaminasi secara visual dan bau dapat terlihat normal.
  • Kontaminasi juga bisa lewat bahan makanan asal hewan atau produk asal hewan, seperti daging sapi, unggas, susu, telur, dan juga sayuran.
  • Makanan juga dapat terkontaminasi melalui tangan orang yang terinfeksi salmonella yang tidak mencuci tangan dengan sabun setelah dari kamar mandi.

cara penularan salmonella

Bagaimana cara mendiagnosa infeksi yang diakibatkan Salmonella?

  • Gejala penyakit diare, demam atau kram perut dapat disebabkan oleh berbagai macam hal.
  • Untuk itu diperlukan uji laboratorium untuk mendeteksi / mendiagnosa Salmonella dari orang yang terinfeksi.
  • Jika salmonella sudah dapat diidentifikasi maka dapat dilanjutkan dengan uji tipe spesifitasnya (untuk menentukan jenis spesies Salmonella yang menginfeksi).

Bagaimana infeksi Salmonella dapat di sembuhkan?

  • Infeksi salmonella biasanya sembuh dalam 5-7 hari dan biasanya tidak memerlukan perawatan selain dengan obat minum.
  • Jika terjadi diare hebat yang mungkin dapat mengakibatkan dehidrasi biasanya diberikan cairan infuse.
  • Antibiotika seperti ampisilin, trimethoprim-sulfamethoxazole, atau ciprofloxacin, tidak harus digunakan jika infeksi samonella belum menyebar dari saluran pencernaan.
  • Beberapa salmonella resisten dengan antibiotika, karea pemakaian antibiotika pada pakan hewan sebagai pemacu pertumbuhan.

Adakah konsekuensi jangka panjang dari infeksi salmonella?

  • Orang dengan gejala diare biasanya akan sembuh total, meskipun memerlukan beberapa bulan sampai kebiasaan buang air besar kembali normal.
  • Pada beberapa kasus dapat mengakibatkan nyeri pada persedian, iritasi mata dan rasa saki pada saat buang air kecil. Hal tersebut dikenal dengan nama Reiter's Sindrome.
  • Reiter's Sindrome dapat terjadi selama satu bulan atau bahkan bertahun-tahun yang dapat memacu arthtritis kronis yang susah untuk disembuhkan.
  • Perawatan dengan antibiotika tidak akan memberikan dampak positif pada orang dengan gejala arthtritis.

Bagaimana kita dapat mencegah Salmonellosis?

  • Masak daging unggas, daging sapi dan telur sampai matang.
  • Tidak makan dan minum makanan yang mengandung telur mentah atau susu mentah.
  • Jika kita menerima masakan yang belum matang di restoran, jangan ragu-ragu untuk minta di masak kembali.
  • Cuci tangan, dapur dan alat/perkakas masak dengan sabun dan air sesegera mungkin setelah digunakan memasak daging mentah atau daging unggas.
  • Berhati-hati dalam menyiapkan makanan untuk bayi, orang tua dan orang dengan system imun yang lemah.
  • Cuci tangan dengan sabun setelah kontak dengan reptile, unggas, serta kotoran hewan kesayangan.
  • Hindari kontak langsung maupun tidak langsung antara reptile dengan bayi atau orang dengan system imun yang rendah.
  • Jangan menangani daging mentah atau unggas pada saat merawat bayi.
  • Air Susu Ibu (ASI) merupakan makanan yang aman untuk bayi. ASI dapat mencegah salmonellosis dan masalah kesehatan yang lain.

Jangan menyimpan makanan pada suhu 4 oC sampai 60oC (DANGER ZONE) lebih dari 4 jam

INGAT !!!

"Tangan dapat menjadi sumber pencemaran kuman"

Cuci tangan :

  1. Basahi tangan
  2. Beri sabun cair & gosok 15 detik
  3. Gosok punggung tangan, sela-sela jari dan kuku
  4. Bilas tangan dengan air
  5. Tutup keran (gunakan siku atau tisu)
  6. Keringkan tangan (hand dryer atau tisu)

 

DEPARTEMEN PERTANIAN
DIREKTORAT JENDERAL PETERNAKAN
BALAI PENGUJIAN MUTU PRODUK PETERNAKAN

2008

Infromasi lebih lanjut :

Balai Pengujian Mutu Produk Peternakan d/a. Jl. Pemuda No 29A Bogor 16161 Tlp (0251) 8353712. Fax (0251) 8353712